Aplikasi Berbahaya Bagi Android Ini Mampu Curi Data dan Ambil Alih Smartphone, Segera Copot

aplikasi berbahaya bagi android
ILUSTRASI Aplikasi android (Cermati)

Pengguna Smartphone Android wajib tahu! Ini deretan Aplikasi berbahaya bagi android anda simak dan uninstal jika ada.

Setiap waktu keperluan akan aplikasi Android dalam penggunaan keseharian menjadi semakin urgent. Hampir semua hal di kehidupan nyata berkaitan erat dengan beberapa aplikasi yang dijalankan di smartphone Android.

Baik dari segi yang positif maupun negatif tentu tidak luput dari kolaborasi dengan aplikasi yang ada di Android. Berdasarkan hasil penelitian, terungkap 8 aplikasi pencuri data sangat perlu diwaspadai terutama berkaitan dengan masalah keuangan.

Delapan aplikasi tersebut bahkan bisa diunduh secara mudah di Google play store dari semua vendor smartphone Android.

Para peneliti di Check Point menjelaskan, kedelapan aplikasi yang menyamarkan diri sebagai VPN hingga QR code ini ternyata menyembunyikan malware bernama “Clast82.” Sebagaimana isi laporan Check Point via Tekno Liputan6.com (7/4/21).

Adapun delapan aplikasi Android yang berbahaya tersebut, antara lain:

Cake VPN (com.lazycoder.cakevpns)

Pacific VPN (com.protectvpn.freeapp)

eVPN (com.abcd.evpnfree)

BeatPlayer (com.crrl.beatplayers)

QR/Barcode Scanner MAX (com.bezrukd.qrcodebarcode)

Baca Juga:  Cara Agar Baterai Android Tahan Lama

Music Player (com.revosleap.samplemusicplayers)

tooltipnatorlibrary (com.mistergrizzlys.docscanpro)

QRecorder (com.record.callvoicerecorder)

Bahkan, dengan kecanggihannya, kedelapan aplikasi berisikan malware ini mampu menghindar dari sistem deteksi keamanan Google Play Protect.

Sukses mengelabui sistem deteksi keamanan Google, aplikasi tersebut akan “menyuntikkan” AlienBot Malware-as-a-Service (MaaS) berisikan kode berbahaya ke dalam perangkat korbannya.

Setelah itu, pelaku kejahatan bisa mengambil alih perangkat dari jarak jauh dan mengakses aplikasi keuangan di perangkat Android milik korbannya.

“Setelah mengambil kendali perangkat, penyerang memiliki kemampuan untuk mengontrol fungsi tertentu, seolah-olah mereka memegang perangkat secara fisik, seperti memasang aplikasi di perangkat, atau mengontrolnya dengan TeamViewer,” ujar tim peneliti.

BACA: Cara Menggunakan Dua Akun WhatsApp Aktif dalam Satu HP Android

Lebih lanjut, tim peneliti menyarankan bila ada pengguna yang menginstall kedelapan aplikasi tersebut untuk segera menghapusnya.

Bahkan para peneliti memberikan himbauan untuk mengganti password yang berkaitan dengan keuangan apabila kedapatan pernah mendownload dan menginstal di antara 8 aplikasi yang terdeteksi sebagai pembawa Malware berbahaya.

Berikut ini beberapa tips untuk menjaga smartphone Android agar tidak mudah terdeteksi virus ataupun Malware yang berpotensi membahayakan keamanan data di perangkat kita. Sebagaimana dikutip dari Tech Norms, Senin (6/7/2020).

Baca Juga:  Cara Live Streaming Mobile Legends di Facebook dan Youtube

BACA: Wow, Gegara Upgrade Fitur, Google Translate Capai 1 Miliar Unduhan

  1. Unduh aplikasi hanya dari layanan resmi

Setiap kali pengguna ingin mengunduh aplikasi, pastikan untuk mengunduhnya dari layanan resmi seperti Google Play Store. Periksa peringkat dan ulasan aplikasi terlebih dahulu sebelum mengunduh. Jika memiliki peringkat dan jumlah unduhan rendah, sebaiknya pengguna menghindari aplikasi tersebut.

  1. Jangan mengklik iklan pop-up saat browsing internet

Sebagian besar iklan pop-up umumnya mengarah ke iklan dan situs web lain dan beberapa iklan pop-up memaksa pengguna untuk memasang malware di perangkat tanpa disadari. Karenanya, jangan mengklik iklan apapun saat browsing di internet.

BACA: Luar Biasa, Sepanjang 2020 Pengguna Website di Indonesia Naik 61,6%

  1. Jangan mengklik tautan aneh

Jangan sembarangan mengklik tautan yang pengguna terima di email, SMS, atau bahkan pesan WhatsApp yang tidak dikenal. Tautan aneh dari teman dan kontak juga harus dihindari kecuali pengguna telah mamastikan itu aman.

  1. Selalu perbarui sistem operasi ponsel dan lakukan pencadangan

Pembaruan sistem operasi umumnya menyertakan patch keamanan yang mampu menjaga ponsel dari ancaman berbahaya.

Baca Juga:  Hati-hati, Foto Selfie Bisa Dimanfaatkan Hacker Curi Data Pribadi

BACA: Hati-hati, Foto Selfie Bisa Dimanfaatkan Hacker Curi Data Pribadi

  1. Pasang aplikasi keamanan antivirus yang baik, teritama yang dapat memindai setiap aplikasi untuk konten berbahaya sebelum menginstalnya.
  2. Jangan mengunduh aplikasi dari sumber pihak ketiga

Cara terbaik untuk memastikan pengguna tidak mengunduh dari sumber pihak ketiga adalah mematikan fungsi ini di pengaturan ponsel.

Buka Pengaturan ponsel > Keamanan. Dari sini, pastikan opsi Sumber Tidak Dikenal dinonaktifkan untuk menghindari instalasi aplikasi dari sumber selain Play Store.

  1. Periksa dan kunci pengaturan keamanan pada perangkat Android

BACA: Tips dan Cara Amankan Password Akun Media Sosial dari Hacker

Related posts